Menjelang Pemilu 2009: segala Moment Jadi Ajang Kampanye

Idul fitri dan musim mudik telah lama berlalu, namun beberapa hal menarik sepanjang mudik lebaran kemarin masih melekat dalam ingatan kita. Mulai dari meningkatnya jumlah pemudik hingga meningkatnya angka kecelakaan.

Hal lain yang juga meningkat dan tentu tidak luput dari perhatian kita adalah spanduk-spanduk ucapan selamat idul fitri dari calon anggota legislatif (Caleg) yang akan mengikuti pemilu 2009 nanti. Hampir di setiap persimpangan jalan ada spanduk caleg terpampang, juga di berbagai tempat strategis lainnya. sampai-sampai pohon-pohon tak berdosa pun menjadi tempat para caleg memakukan spanduk mereka. Seorang teman saya sampai berkata ” aduh, saking banyaknya spanduk caleg, saya sampe mual melihatnya”, teman lainnya manimpali “kalo saya mah bukan mual, tapi muak”

Banyak komentar senada diungkapkan orang menanggapi spanduk-spanduk tersebut. orang-orang muak karena moment suci lebaran dijadikan kesempatan para caleg untuk mempromosikan diri mereka, ini terlihat dari dipampangnya foto sang pemberi ucapan (yang tak lain adalah sang caleg) dalam spanduk tersebut, bahkan dalam ukuran yang besar. Yang lebih tidak enak dilihat adalah, bahwa caleg dari partai yang sama berlomba-lomba mempromosikan diri mereka sendiri. Benar-benar memperlihatkan bahwa spanduk ucapan selamat idul fitri tersebut benar-benar alat promosi individu untuk mendapat kursi menjadi wakil rakyat. Sepanjang pengamatan saya di Bandung, hanya satu partai, yang kampanyenya tidak dilakukan oleh individu-individu, melainkan oleh partai, yaitu PKS (maaf, saya sama sekali tidak bermaksud kampanye, hanya mendeskripsikan pengamatan). Partai ini memajang spanduk ucapan selamat idul fitri tanpa foto tokoh atau caleg. Kampanye caleg melalui media luar ruang mereka lakukan dengan membuat poster yang memuat foto semua caleg mereka bersama-sama.

Setelah idul fitri dijadikan ajang kampaye, hari sumpah pemuda tanggal 28 otober kemarin, juga tak luput menjadi ajang kampanye. Spanduk-spanduk caleg terpampang di berbagai tempat, lagi-lagi dengan foto sang caleg yang tercetak sangat besar. Bisa diprediksi, kedepannya idul adha, tahun baru, pun akan dimanfaatkan untuk hal serupa.

Yang patut disayangkan, konsentrasi sosialisasi tertutup pemilu 2009 ini tidak disikapi dengan solusi komunikasi yang membangun dari para kontestan. Komunikasi terkonsentrasi pada kampanye menggunakan media, terutama media massa dan media luar ruang, hanya dengan mengetengahkan sosok yang akan diangkat. ke depannya, partai harus memiliki tim kreatif kampanye agar kampanyenya tidak membuat orang-orang mual lagi….

3 Responses

  1. Memang muak liat foto-foto orang di pinggir jalan sambil senyum, senyum di “paksa”, senyum pamrih, senyum tebar pesona, entah apalagi untuk mengungkapkan kata muka….paling-paling ketukar dengan selebritis yang nongol untuk iklan operator seluler. Hehehe
    Salam buat “kaka”, trims juga komennya di kolom “Syekh”.

    “salam juga buat keluarga ya Pak….”

  2. ya namanya juga Indonesiaku, apapun serba bisa.
    kumaha kuring wae. sing penting tampil dan semarak.
    dunia artificial tampaknya telah merasuki dan melewati ambang nalar dan nurani yang normal. Dan yang unik adalah
    dunia politik makin tak mudah dicerna oleh teori-teori komunikasi politik kovensional.
    wilujeng puyeng.

    “setuju Pak. mungkin dari fenomena politik Indonesia, bisa lahir teori-teori komunikasi politik baru ya Pak. khususnya dari Pak Wandi sebagai pakar Komunikasi Politik kita :)”

  3. Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang,
    lihat kenyataan yang ada di sekitar kita!

    Uang Dihamburkan…
    Rakyat dilenakan…
    Pesta DEMOKRASI menguras trilyunan rupiah.
    Rakyat diminta menyukseskannya.
    Tapi rakyat gigit jari setelahnya.
    DEMOKRASI untuk SIAPA?

    Ayo temukan jawabannya dengan mengikuti!

    Halqah Islam & Peradaban
    –mewujudkan rahmat untuk semua–
    “Masihkah Berharap pada Demokrasi?”
    Tinjauan kritis terhadap Demokratisasi di Dunia Islam

    Dengan Pembicara:
    Muhammad Rahmat Kurnia (DPP HTI)
    KH. Ahmad Fadholi (DPD HTI Soloraya)

    yang insyaAllah akan diadakan pada:
    Kamis, 26 Maret 2009
    08.00 – 12.00 WIB
    Gedung Al Irsyad

    CP: Humas HTI Soloraya
    HM. Sholahudin SE, M.Si.
    081802502555

    Ikuti juga perkembangan berita aktual lainnya di
    hizbut-tahrir.or.id

    Semoga Ia senantiasa memberikan petunjuk dan kasih sayangnya kepada kita semua.
    Ok, ma kasih atas perhatian dan kerja samanya. (^_^)
    Mohon maaf jika ada ucapan yang kurang berkenan. (-_-)

    Wassalamu alaikum wr. wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: